Keluarga Anti Baper


Olรก!

Apa sih yang dimaksud dengan keluarga? Keluarga bukan hanya berdasarkan darah. Keluarga bisa dari lingkungan, pertemanan, persahabatan, tetangga, komunitas, dan lainnya. Seperti yang salah satu sahabat gue bilang di path-nya:

i found them in my journey in campus. i get emotional by working together in campus even. one of my additional family from BKUI. Family not by blood, but by bond. we support each other and protect each other. we make jokes until we can’t stop to laugh. we can share a story but we always try to make story between us.
Thanks guys for last night moment. can’t wait for next journey. โ€” With you, Weni and Riki

 

Ya, salah satu sahabat gue, Tinus, nulis itu tadi pagi di path. Kita abis buka puasa bersama di Jamuan Samudra. Setuju sama yang dia bilang,ย family not by blood but by bond.

Berawal dari sama-sama jadi panitia di Bedah Kampus UI. Gue ketemu Tinus dan Riki tahun 2008. Di tahun itu ada kejadian yang bikin kita berada di emosi dan situasi yang sama, sama-sama kehilangan tiga orang teman terbaik, bukan hanya teman, keluarga. Ya, buat kita kepanitiaan Bedah Kampus ga hanya sekadar teman, tapi keluarga. Kita bareng lebih kurang selama 7 bulan untuk nyiapin acara. Hampir semua emosi udah kita lewatin, dari senang, sedih, kesel, capek, kecewa. Setelah kejadian itu, selama kuliah tiap tahun kita jadi panitia. Ya, kita berempat jadi panitia Bedah Kampus 3 kali berturut-turut. Dari kebersamaan jadi panitia itu lah kita jadi terbiasa jalan bareng, main bareng.

Formasi awal itu sebenarnya ga hanya kita berempat, ada tiga lainnya. Satu udah nikah jadi fokus ke keluarga, satu lagi sudah sibuk dengan dunianya sendiri semenjak kerja, satu lagi ya lagi jarang kumpul karena fokus dengan kerja dan persiapan nikah. Walaupun gitu sebenarnya kita tetap peduli satu dengan yang lain dengan caranya masing-masing. Masih tetap memantau di media sosial.ย *ini menurut gue sih, ya maafkan kalo salah penilaian gue terhadap tiga orang ini. Hehe. ๐Ÿ˜*

Karena situasi dan kondisi itu jadilah kita berubah formasi. Jadi ngajak anak bedah kampus lainnya untuk jalan bareng. Yang bisa bikin kita nyaman dan bondingnya masuk ke kita ya Rami. Kenal Rami itu di Bedah Kampus 2010. Sering barengan bikin dia udah tangguh menghadapi omongan tajam tinus, cengan dan kelakuan absurd kita lainnya. ๐Ÿ˜†

Random kita nambah lagi anggota pas mau trip Purwakarta-Bandung. Ya satu orang dari formasi awal ga bisa ikutan, akhirnya kita ajak lah si Indah, anak ilang yang minta diajak. ๐Ÿ˜† Kita juga kenal dia di Bedah Kampus 2010. Anak yang baru gabung ini macam masih diujicoba layak atau ga gabung. ๐Ÿ˜ Kita liat aja tangguh ga dia. ๐Ÿ˜ˆ

 

Bareng mereka itu bebas cerita apapun. Ketawa-ketawa ga berhenti. Ada aja kelakuan yang bikin ketawa. Ketika sedih, ada aja kelakuan mereka yang bikin ketawa. Omongan mereka kadang tajam sih, mengingatkan di saat tepat. Mengingatkan dengan melihat situasi dan kondisi, bukan bikin makin down. Tetap support di segala kondisi dan situasi, serta jarak yang sering memisahkan. Mereka tetap ada dan melindungi dengan caranya masing-masing.

Buat jadwalin buka puasa bareng aja diskusi sekian lama. Udah dapat tempat dan tanggal, masih perlu diskusi 3 hari buat nentuin menu makanan. Bahkan om Tinus berulang kali utak atik perhitungan di excel demi kita nentuin harga termurah. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Masih ditunggu hasil perhitungan dia setelah makan kemaren juga sih. :mrgreen:

Makasih lho Rami dan Indah yang memahami kegesrekan kita. Walau kata Rami lelah menghadapi kelakuan kita. Hahahaha…. ๐Ÿ˜†ย *istilah dari Rami tuh, kita gesrek* ๐Ÿ˜‚

They are one of my moodbooster. Love you, gaaaeesss…. Sayang kalian! ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜ย *peluk dan kecup jauh satu2*

 

See you on next session, next trip, and next journey!

Ciao!

 

Advertisements